Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2022

Zamorano

Saya punya jago ayam pelung. Warna bulunya dominan hitam kecuali bagian rawis leher yang merah kekuningan. Umurnya, kata si pemilik lama ayam tersebut, 10 bulanan. Saya memberinya nama Zamorano. Zamorano membuat saya pusing dua minggu terakhir. Masalahnya di pakan. Ayam jago yang saya gadang-gadang menjadi indukan di Piara Farm tersebut tidak mau makan. Saya sempat tanya ke pemilik lama perihal pakan Zamorano. Katanya, nasi campur dedak. Saya sudah coba selama seminggu. Zamorano mogok makan. Ayam itu hanya mau mematuk beras merah yang saya taburkan di atas campuran dedak nasi. Beberapa hari yang lalu kotoran Zamorano berwarna hijau cerah. Teksturnya encer. Berdasarkan referensi di internet hal itu menandakan penyakit, namanya berak hijau. Salah satu penyebabnya adalah telat pemberian pakan (lebih dari 10 jam). Saya coba-coba menjadi dokter. Selama 3 hari berturut-turut saya memberikan Trimezyn , obat berbentuk kaplet dari Medion . Sehari satu kaplet. Selain itu saya juga meloloh ...

Beli Katul

Hari ini (23/02) saya membeli bekatul (katul) 10 kilogram. Dapat setengah karung. Katul ini saya gunakan sebagai campuran pakan ayam di Piara Farm . Saya membelinya di penggilingan padi di jalan Raya Gunungpati daerah Mangunsari . Perkilonya saya beli dengan harga 5.000,- rupiah . Perihal katul ini saya ada sedikit cerita. Sebelum beli di penggilingan padi, dulu saya beli katul di toko pakan ternak. Harga perkilonya 3.000,- rupiah . Loh kok bisa lebih murah? Ternyata setelah menggeluti dunia perkatulan, katul ini berbeda-beda. Ada katul murni , ada juga katul campuran. Katul campuran? Ya, katul yang dicampur dengan sekam giling . Katul murni harganya lebih mahal daripada katul yang dicampur dengan sekam. Namun, kualitas nutrisinya jauh lebih baik dibandingkan dengan katul yang dicampur sekam tersebut. Saya jadi ingat dengan pakan fermentasi yang dulu pernah saya buat saat awal beternak. Salah satu bahan yang saya gunakan saat itu adalah katul seharga 3.000,- rupiah (saat itu ...

Cacing Exitor

Hari ini (22/02) saya memberi ayam-ayam saya obat cacing, merknya cacing exitor produksi Medion . Total ada 18 (delapan belas) ayam yang sebelum makan pagi ini saya cekoki dengan kapsul pembasmi cacing tersebut. Ini adalah kali pertama pemberian obat cacing di Piara Farm . Apakah ayam-ayam Piara Farm cacingan? Sepertinya iya . Tempo hari saya menyembelih seekor ayam gaok yang sudah cukup besar. Saat membersihkan bagian usus ayam ada (banyak) cacing panjang berwarna putih! Ngeri. Saya baru memelihara ayam pada tengah tahun 2021. Baru sebentar. Dan hari ini kali pertama saya melihat cacing di dalam usus ayam. Peristiwa cacing di dalam usus ‘mengguncang’ dan menyadarkan saya tentang perlunya memberi obat cacing. So here we go! Mulai hari ini saya akan memberikan obat cacing secara rutin bagi ayam-ayam di Piara Farm. Oh ya, cacing exitor buatan Medion ini berbentuk kapsul. Satu kemasan berisi 10 kapsul. Dan setelah melihat aturan pakainya ternyata saya keliru. Pagi ini saya memb...